tchjournalthe lifestyle journal
⌕
Treatment · Pengalaman

Salmon DNA Vitaran di Dermapro, dari takut bentol ke kulit lebih plump

Dengan injector device di Dermapro Jakarta, tchjournal mencoba salmon DNA Vitaran. Menurutnya minim sakit, dan satu sesi sudah membuat kulit lebih lembap.

Foto & video: dok. pribadi @tchjournal

"Awalnya takut coba salmon DNA karena kebayang sakit dan bentolnya lama," tulis tchjournal di Instagram pada 11 Mei 2026. Unggahan itu menceritakan pengalaman pertamanya mencoba salmon DNA Vitaran di Klinik Dermapro Jakarta.

Kenyataannya berbeda dari bayangan tersebut. Di klinik itu, salmon DNA diaplikasikan dengan injector device, dan menurutnya prosesnya jauh lebih minim sakit serta lebih cepat pulih. Sekitar seminggu setelah satu kali treatment, kulitnya terasa lebih lembap dan lebih plump.

Apakah salmon DNA Vitaran sakit?

Minim, setidaknya bagi tchjournal. Ia mengaitkannya dengan cara aplikasi. Di Dermapro, salmon DNA tidak diberikan lewat suntikan manual, yang dalam bayangannya meninggalkan banyak bentol, tetapi dengan injector device langsung ke kulit.

Cara kerja alat itu tidak ia jelaskan, termasuk apakah tetap memakai jarum. Kalau rasa takut pada sakit dan bentol membuatmu menunda treatment, cara aplikasi inilah yang perlu ditanyakan ke klinik sejak konsultasi.

Berapa lama bentolnya bertahan juga tidak ia sebutkan. Sebagai gambaran umum, tinjauan naratif tentang polinukleotida di Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery (2026) menyebut bentol kecil dapat muncul setelah tindakan dan bertahan dari beberapa jam hingga satu–dua hari. Kemerahan dan bengkak juga bisa terjadi selama 1–3 hari setelah injeksi intradermal atau microneedling.

Dari mana asal salmon DNA di HP Vitaran?

Salmon DNA dalam HP Vitaran adalah polinukleotida (PN). Tinjauan jurnal yang sama menjelaskan PN sebagai bioproduk turunan DNA yang sebagian besar diambil dari gonad ikan salmon. tchjournal sendiri mencobanya karena penasaran dengan treatment yang katanya berfokus pada regenerasi dan perbaikan kualitas kulit.

Kapan hasilnya mulai terlihat?

tchjournal mulai melihat perubahan sekitar seminggu setelah satu kali treatment.

"Gue gak expect hasil salmon DNA bisa keliatan secepat ini," katanya dalam video.

Selain lebih lembap dan plump, kulitnya punya glow yang menurutnya tampak sehat, teksturnya lebih halus, dan pori-porinya lebih rapi. Beberapa area flek juga mulai agak tersamarkan. Semua itu pengamatan pribadinya setelah satu sesi, dan hasil pada orang lain bisa berbeda.

Pada 15 Juli 2026 ia menulis di Instagram bahwa tiga bulan terakhir ia rutin menjalani HP Vitaran. Di caption itu ia tidak merinci hasil jangka panjangnya.

Di mana tchjournal menjalaninya?

Treatment pertama itu ia jalani di Klinik Dermapro Jakarta. Ia menandai akun Instagram klinik, @klinikdermaprojakarta, dan akun @drellendr. Untuk rutinitas tiga bulan yang ditulisnya pada Juli, ia tidak menyebut tempatnya di caption.

Kulit seperti apa yang cocok?

tchjournal menilai treatment ini cocok untuk kulit yang mulai kusam, dehidrasi, pori mulai terlihat, atau mulai kehilangan elastisitas. Belakangan ia menambahkan kulit yang terasa lebih kering, tekstur kurang rata, bekas jerawat, skin barrier yang sedang kurang optimal, dan tanda penuaan yang mulai muncul. Semuanya, tulisnya, tetap disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.

Dua keluhan di daftar itu, tekstur tidak rata dan kulit kering, juga masuk enam indikasi PN teratas dalam survei terhadap 235 dokter spesialis kulit bersertifikat di Korea yang dimuat Journal of Cosmetic Dermatology (2024). Empat indikasi lainnya adalah garis halus di pipi, di bawah mata, di sekitar mata, dan di dahi.

Yang punya riwayat alergi ikan perlu menyampaikannya ke dokter lebih dulu. Karena PN bersumber dari salmon, tinjauan di Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery menganjurkan uji tempel bagi pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap ikan.

Yang sering ditanyakan

Apakah salmon DNA Vitaran sakit?

Bagi tchjournal, Vitaran yang diaplikasikan dengan injector device di Klinik Dermapro Jakarta terasa minim sakit, jauh lebih ringan dari yang ia bayangkan. Rasa sakit tetap bisa berbeda pada tiap orang.

Berapa lama bentol setelah treatment salmon DNA?

tchjournal merasakan pemulihannya lebih cepat, tetapi tidak menyebut durasinya. Tinjauan di Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery (2026) menyebut bentol kecil dapat bertahan dari beberapa jam hingga satu–dua hari, sementara kemerahan dan bengkak dapat terjadi selama 1–3 hari.

Kapan hasil salmon DNA Vitaran mulai terlihat?

tchjournal mulai melihat kulitnya lebih lembap dan plump sekitar seminggu setelah satu kali treatment. Itu pengalaman pribadinya, dan hasil pada orang lain bisa berbeda.

Salmon DNA cocok untuk kulit seperti apa?

Menurut tchjournal, treatment ini cocok untuk kulit kusam, dehidrasi atau kering, pori mulai terlihat, tekstur kurang rata, bekas jerawat, skin barrier kurang optimal, dan tanda penuaan yang mulai muncul. Ia menekankan semuanya tetap disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.

Apa beda PN dan PDRN?

Menurut tinjauan di Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery (2026), PN menyediakan bahan penyusun asam nukleat untuk proliferasi dan perbaikan sel sehingga efeknya lebih lambat tetapi bertahan lama, sedangkan PDRN bekerja langsung pada regenerasi dan perbaikan DNA yang rusak.

Bagikan
← Semua artikel